Pandemi Covid-19, Inilah 4 Tips Atur Keuangan

Kondisi dunia yang saat ini tengah dilanda pandemic global covid-19 membuat banyak negara mengalami kondisi ekonomi yang sulit.

Dampak dari kondisi ekonomi negara yang turun tentu bisa diraskan oleh masyarakat yang tinggal di negara tersebut. Banyak orang yang mengalami penurunan pendapatan sementara kebutuhan terus meningkat. Apalagi bagi para pekerja harian.

Hal tesebut membuat masyarakat harus mengelola keuangannya dengan tepat mengingat kondisi saat ini tidak dapat dipastikan kapan akan berakhir.

Dilansir dari laman Newswise.com, berikut kiat dan saran keuangan untuk membantu melewati masa sulit pandemic covid-19, seperti dituturkan Agen Kesehatan dan Pelayanan Keluarga dari Universitas Virginia Barat, Lauren Weatherford, Jumat (26/3).

Pandemi Covid-19, Inilah 4 Tips Atur Keuangan

Tips Atur Keuangan di Masa Sulit

1.Proaktif Berhemat

Tidak hanya mengurangi pengeluaran saja, seseorang harus berhemat secara aktif. Caranya adalah dengan rajin mencari diskon dan promo dari tempat perbelanjaan ataupun aplikasi belanja online agar pengeluaran untuk kehidupan sehari-hari maupun tagihan jadi lebih murah.

Luangkan waktu khusus untuk mencari secara online penawaran dan diskon spesial, jangan lupa untuk membandingkan harga dan cari yang paling murah serta menguntungkan. Salah satu keuntungan dari belanja online melalui pembayaran online adalah cashback yang bisa didapat.

2. Buat Prioritas Pengeluaran

Apa jadinya jika semua yang diinginkan oleh seseorang dibeli begitu saja tanpa berfikir panjang? Pasti orang tersebut akan merasa rugi dan tidak dapat memaksimalkan pendapatannya. Sebab, ada perbedaan yang sangat besar antara keinginan dan kebutuhan. Misalnya, perumahan, makanan, transportasi bekerja, dan kebutuhan lain yang termasuk primer. Maka dari itu membuat daftar prioritas pengeluaran sangat penting

Namun pengeluaran lain seperti hiburan, termasuk layanan internet dan streaming, paket data, makan restoran, beli pakaian, perawatan kecantikan, dan keinginan pribadi lainnya, sebaiknya di nomor akhirkan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat daftar. Tentukan apa yang paling penting, setelah itu putuskan point apa yang bisa dihilangkan, kurangi atau temukan solusi kreatif untuk pengeluaran opsional lainnya.

3.Jangan Panik
Meski kondisi saat ini terbilang mengkhawatirkan, namun perlu juga berfikir secara logis terkait masalah keuangan. Sebab aturan social distancing dari pemerintah memang sangat menggoda seseorang untuk melakukan aksi memborong belanjaan atau panic buying.

Hal itu tentu saja dilakukan untuk mengantisipasi kondisi terburuk dimana orang kehabisan barang pokok dan harga semakin mahal. Padahal, stock dan persediaan pastilah amsih cukup sebab kebanyakan produk sudah dipesan dan diproduksi hingga enam bulan sebelumnya, artinya anda memiliki stok yang sudah pasti akan ada gantinya di kemudian hari.

4. Dukung Bisnis Kecil

Pelajaran yang bisadiambil dari berbagai krisis yang pernah dihadapi oleh negara-negara, bisnis yang bisa bertahan menghadapi kondisi tersebut adalah bisnis kecil atau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Maka dari itu bisnis-bisnis ini adalah bagian penting dari ekonomi lokal.

Akan tetapi sayangnya, kini bisnis ini bisa menjadi yang paling terpukul selama pandemic.

Oleh karena itu, apabila anda memiliki kemampuan, terus dukung pelaku UMKM dengan cara yang memungkinkan. Sebab, bisnis UMKM ini yang akan menjadi jaring pengaman perekonomian negara saat krisis datang. Apabila ekonomi bisa terjaga, tentu kita semua juga akan merasakan manfaatnya.

Leave a Reply