Masalah, Depresi Hingga Bunuh Diri Pada Manusia

Manusia adalah makhluk yang menyimpan sejuta misteri di dalam hati dan pikiran nya. Tak ada yang benar benar bisa mengerti dan memahami tak terkecuali diri sendiri. Tak sedikit orang yang memertanyakan keberadaan diri mereka di dunia

Meski memiliki keluarga, teman hingga kekasih, tak ada orang yang benar benar saling mengenal satu sama lain. Pengetahuan yang di peroleh dari apa yang di lihat dan di dengar serta rasakan itulah yang membuat orang merasa mengenal orang lain

Meski sejatinya di balik sebuah fisik dan sikap selalu tersimpan misteri yang sulit di pecahkan bahkan oleh tiap individu.

Meski tidak selalu terjadi, tapi manusia pasti pernah berada dalam sebuah titik ia merasakan krisis identitas. Hal itu tidak cukup di rasakan sekali dua kali. Bahkan ada yang menanggung perasaan itu hingga akhir hayat tanpa mengerti jati dirinya sendiri.

Namun ada pula orang yang hanya beberapa atau mungkin jarang sekali mempertanyakan hal itu sebab memiliki pola pikir dan mental yang baik serta pengetahuan akan dirinya sebagai makhluk serta Tuhan yang menciptakannya. Sehingga dirinya memilih untuk tidak ambil pusing terhadap pertanyaan dan situasi krisis yang ia hadapi.

Jika di kembalikan lagi pada dua fakta yang berlawanan tersebut, dapat dilihat bahwa ujung dari benang merah tersebut ada di dalam pola pikir manusia sendiri.

Alam bawah sadar, kondisi psikologis, mental, pengetahuan serta wawasan berpikir turut berperan dalam pengambilan keputusan seseorang.

Masalah, Depresi Hingga Bunuh Diri Pada Manusia

Ketika Manusia Tertimpa Masalah

Hal yang tidak bisa dihindari hidup sebagai manusia adalah menghadapi masalah. Masalah tersebut datang menimpa seseorang dalam bentuk dan tingkatan yang berbeda-beda.

Masalah sendiri sejatinya muncul ketika sesuatu terjadi tidak seperti yang di harapkan hingga terbentuklah suatu masalah yang harus di selesaikan agar memberi hasil seperti yang di inginkan.

Proses mulai dari muncul nya masalah, saat tertimpa masalah, hingga cara penyelesaiannya merupakan sebuah siklus yang selalu di hadapi oleh manusia untuk mendapat pelajaran dalam hidup.

Tujuan akhir nya tentulah untuk melahirkan insan yang kuat secara fisik dan psikis dan mampu bertahan di dunia yang konon katanya keras.

Masalah yang tidak kunjung terselesaikan erat kaitannya dengan kondisi seseorang yang mengalami depresi.

Masalah yang berlarut larut tentulah menyita waktu, tenaga, pikiran dan bisa saja materi dari seseorang. Sehingga wajar jika seseorang menghadapi sebuah masalah dalam kurun waktu lama bisa berujung depresi.

Ketika sudah mencapai titik depresi, akan lebih sulit lagi bagi orang untuk berfikir rasional hanya dengan mengandalkan alam bawah sadar, kondisi psikologis, mental, pengetahuan serta wawasan berpikir.

Sebab saat orang mengalami depresi, hal hal itulah yang paling rentan terserang dan tidak berfungsi secara normal .

Orang yang mengelami depresi butuh campur tangan dari orang lain, baik keluarga, sahabat, teman, dan orang orang terdekat bahkan mereka yang ahli mengangani kondisi tersebut. Tak hanya itu, campur tangan Tuhan tentu juga memiliki peran yang sangat besar. Itulah kenapa banyak orang yang menyarankan kepada orang lain untuk mendekatkan diri kepada Tuhan ketika dirinya tertimpa sebuah masalah.

Fakta yang ada di sekitar kita menunjukkan bahwa ketidakmampuan seseorang menangani masalah yang menimpanya bisa menyeretnya kedalam titik depresi hingga berujung bunuh diri.

Tidak sedikit orang biasa bahkan artis yang membunuh nyawa nya sendiri karena mengalami kondisi tersebut.

 

Leave a Reply