Madu Atasi Jerawat, Mitos Atau Fakta

Madu Atasi Jerawat, Mitos Atau Fakta?

Madu adalah salah satu bahan alam yang banyak memiliki manfaat. Ketika orang mendengar kata madu seringkali langsung teringat akan manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Itulah sebabnya madu menjadi salah satu bahan campuran dari berbagai obat obatan herbal sekaligus diolah menjadi suplemen daya tahan tubuh serta bebagai obat obat lain.

Selain memberikan manfaat ketika di konsumsi secara langsung, madu pun juga memiliki banyak manfaat untuk masalah lain, salah satunya jerawat.

Banyak orang percaya madu dapat menyembuhkan jerawat, menghilangkan bopeng dan bekas jerawat serta membuat kulit lebih cerah bersinar.

Apakah hal itu hanya mitos belaka atau memang ada penelitian yang sudah membuktikannya? Simak pembahasannya di bawah ini.

Madu Atasi Jerawat, Mitos Atau Fakta

Khasiat Madu Alami

  1. Mengurangi peradangan

Berdasarkan hasil penelitian, madu ternyata memang memiliki kandungan senyawa yang bersifat sebagai anti-inflamasi atau peradangan.

Ketika orang mengalami jerawat, maka kondisi wajah sedang terjadi peradangan. Sehingga di duga sifat anti inflamasi dari madu dapat bekerja untuk peradangan dari jerawat.

Karena itu madu akan lebih efektif jika digunakan pada saat jerawat di wajah mengalami radang, merah, atau terasa panas dan perih.

  1. Melawan infeksi bakteri

Jerawat sejatinya terjadi karena ada penyumbatan di pori pori tepatnya pada kelenjar polisebasea yang seharusnya berfungsi untuk produksi minyak guna melembapkan kulit

Penyumbatan itu membuat sebum akan menumpuk dan tercampur oleh sel kulit mati sehingga dapat memunculkan infeksi bakteri.

Madu memiliki kemampuan untuk melawan bakteri. Namun demikian hingga kini belum ada penelitian khusus jenis bakteri apa saja yang resisten atau kebal terhadap madu.

  1. Mempercepat penyembuhan luka dan mengatasi nanah

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penggunaan madu terhadap percepatan penyembuhan, mengurangi pembusukan, melawan infeksi, dan mengurangi nanah.

Dengan begitu, di asumsikanhal itu jugaa akan memberikan dampak yang sama pada jerawat yang mengalami infeksi dan bernanah.

Apabila jerawat berdarah atau terluka karena tergaruk, di pencet, dan lain lain maka mengoleskan madu pada luka tersebut dapat membantu mempercepat penyembuhan sebagai pertolongan utama.

  1. Mengandung antioksidan

Madu murni asli sangat kaya akan senyawa antioksidan seperti flavonoid (apigenin, pinocembrin, kaempferol, quercetin, galangin, chrysin and hesperetin), ascorbic acid, tocopherols, catalase, superoxide dismutase, reduced glutathione, phenolic acids (ellagic, caffeic, p-coumaric and ferulic acids dan peptides.

Senyawa tersebut dapat melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan pada sel kulit, mencegah penuaan dini dan keriput, serta menstimulasi pembentukan jaringan kulit baru yang rusak akibat jerawat.

  1. Melembabkan kulit kering

Meski kedengarannya madu sangat ampuh untuk megatasi jerawat yang umumnya di alami oleh orang yang kulitnya berminyak, namun ternyata madu juga bermanfaat untuk mereka yang memiliki kulit kering.

Madu memiliki sifat higroskopis (hygroscopicity) yang mana mampu menyerap molekul air sekaligus menahannya, sehingga dapat mengurangi minyak di wajah namun menjaganya kulit tetap lembap.

 

Leave a Reply